Masyarakat di dataran tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, terus memperjuangkan kemandirian pasokan kebutuhan pokok di tengah keterbatasan akses transportasi darat.
Ketersediaan jalan lingkar perbatasan dan penambahan frekuensi penerbangan perintis menjadi kunci utama dalam memangkas disparitas harga barang dibanding wilayah tetangga.
Pemerintah pusat dan daerah menaruh perhatian khusus pada penguatan pos-pos lintas batas negara guna mendukung kelancaran perdagangan tradisional warga perbatasan.
